Beberapa Jenis Kekerasan Pada Anak Dalam Keluarga

68501-diskusi-sejak-dini-turunkan-risiko-kekerasan-seksual-pada-anak

Anak-anak

Ada beberapa situasi yang menyulitkan orang tua dalam menghadapi anak sehingga tanpa disadari mengatakan atau melakukan sesuatu yang tanpa disadari dapat membahayakan atau melukai anak, biasanya tanpa alasan yang jelas. Kejadian seperti inilah yang disebut penganiayaan terhadap anak. Dalam beberapa laporan penelitian, penganiayaan terhadap anak dapat meliputi: penyiksaan fisik, penyiksaan emosi, pelecehan seksual, dan pengabaian.

Faktor-faktor yang mendukung terjadinya penganiayaan terhadap anak antara lain immaturitas/ketidakmatangan orang tua, kurangnya pengetahuan bagaimana menjadi orang tua, harapan yang tidak realistis terhadap kemampuan dan perilaku anak, pengalaman negatif masa kecil dari orang tua, isolasi sosial, problem rumah tangga, serta problem obat-obat terlarang dan alkohol. Ada juga orang tua yang tidak menyukai peran sebagai orang tua sehingga terlibat pertentangan dengan pasangan dan tanpa menyadari bayi/anak menjadi sasaran amarah dan kebencian.

Penyiksaan fisik

Segala bentuk penyiksaan fisik terjadi ketika orang tua frustrasi atau marah, kemudian melakukan tindakan-tindakan agresif secara fisik, dapat berupa cubitan, pukulan, tendangan, menyulut dengan rokok, membakar, dan tindakan – tindakan lain yang dapat membahayakan anak. Sangat sulit dibayangkan bagaimana orang tua dapat melukai anaknya. Sering kali penyiksaan fisik adalah hasil dari hukuman fisik yang bertujuan menegakkan disiplin, yang tidak sesuai dengan usia anak. Banyak orang tua ingin menjadi orang tua yang baik, tapi lepas kendali dalam mengatasi perilaku sang anak.

Efek dari penyiksaan fisik

Penyiksaan yang berlangsung berulang-ulang dalam jangka waktu lama akan menimbulkan cedera serius terhadap anak, dan meninggalkan bekas baik fisik maupun psikis, anak menjadi menarik diri, merasa tidak aman, sukar mengembangkan trust kepada orang lain, perilaku merusak, dll. Dan bila kejadian berulang ini terjadi maka proses recoverynya membutuhkan waktu yang lebih lama pula.

Penyiksaan emosi

Penyiksaan emosi adalah semua tindakan merendahkan atau meremehkan orang lain. Jika hal ini menjadi pola perilaku maka akan mengganggu proses perkembangan anak selanjutnya. Hal ini dikarenakan konsep diri anak terganggu, selanjutnya anak merasa tidak berharga untuk dicintai dan dikasihi. Anak yang terus menerus dipermalukan, dihina, diancam atau ditolak akan menimbulkan penderitaan yang tidak kalah hebatnya dari penderitaan fisik. 

Bayi yang menderita deprivasi (kekurangan) kebutuhan dasar emosional, meskipun secara fisik terpelihara dengan baik, biasanya tidak bisa bertahan hidup. Deprivasi emosional tahap awal akan menjadikan bayi tumbuh dalam kecemasan dan rasa tidak aman, dimana bayi lambat perkembangannya, atau akhirnya mempunyai rasa percaya diri yang rendah.

Jenis-jenis penyiksaan emosi adalah:

  • Penolakan 

Orang tua mengatakan kepada anak bahwa dia tidak diinginkan, mengusir anak, atau memanggil anak dengan sebutan yang kurang menyenangkan. Kadang anak menjadi kambing hitam segala problem yang ada dalam keluarga.

  • Tidak diperhatikan

Orang tua yang mempunyai masalah emosional biasanya tidak dapat merespon kebutuhan anak-anak mereka. Orang tua jenis ini mengalami problem kelekatan dengan anak. Mereka menunjukkan sikap tidak tertarik pada anak, sukar memberi kasih sayang, atau bahkan tidak menyadari akan kehadiran anaknya. Banyak orang tua yang secara fisik selalu ada disamping anak, tetapi secara emosi sama sekali tidak memenuhi kebutuhan emosional anak.

  • Ancaman

Orang tua mengkritik, menghukum atau bahkan mengancam anak. Dalam jangka panjang keadaan ini mengakibatkan anak terlambat  perkembangannya, atau bahkan terancam kematian.

  • Isolasi

Bentuknya dapat berupa orang tua tidak mengijinkan anak mengikuti kegiatan bersama teman sebayanya, atau bayi dibiarkan dalam kamarnya sehingga kurang mendapat stimulasi dari lingkungan, anak dikurung atau dilarang makan sesuatu sampai waktu tertentu.

  • Pembiaran

Membiarkan anak terlibat penyalahgunaan obat dan alkohol, berlaku kejam terhadap binatang, melihat tayangan porno, atau terlibat dalam tindak kejahatan seperti mencuri, berjudi, berbohong, dan sebagainya. Untuk anak yang lebih kecil, membiarkannya menonton adegan-adegan kekerasan dan tidak masuk akal di televisi termasuk juga dalam kategori penyiksaan emosi.


Efek dari penyiksaan emosi

Penyiksaan emosi sukar diidentifikasi atau didiagnosa karena tidak meninggalkan bekas yang nyata seperti penyiksaan fisik. Dengan begitu, usaha untuk menghentikannya juga tidak mudah. Jenis penyiksaan ini meninggalkan bekas yang tersembunyi yang termanifestasikan dalam beberapa bentuk, seperti kurangnya rasa percaya diri, kesulitan membina persahabatan, perilaku merusak seperti tiba-tiba membakar barang atau bertindak kejam terhadap binatang, beberapa melakukan agresi, menarik diri, penyalahgunaan obat dan alkohol, ataupun kecenderungan bunuh diri.

Pelecehan seksual

Sampai saat ini tidaklah mudah membicarakan hal ini, atau untuk menyadarkan masyarakat bahwa pelecehan seksual pada setiap usia – termasuk bayi – mempunyai angka yang sangat tinggi. Bahkan Hopper (2004) mengemukakan bahwa hal ini terjadi setiap hari di Amerika Serikat.

Pelecehan seksual pada anak adalah kondisi dimana anak terlibat dalam aktivitas seksual dimana anak sama sekali tidak menyadari, dan tidak mampu mengkomunikasikannya, atau bahkan tidak tahu arti tindakan yang diterimanya.

Semua tindakan yang melibatkan anak dalam kesenangan seksual masuk dalam kategori ini:

  • Pelecehan seksual tanpa sentuhan. Termasuk di dalamnya jika anak melihat pornografi, atau exhibitionisme, dsb.
  • Pelecehan seksual dengan sentuhan. Semua tindakan anak menyentuh organ seksual orang dewasa termasuk dalam kategori ini. Atau adanya penetrasi ke dalam vagina atau anak dengan benda apapun yang tidak mempunyai tujuan medis.
  • Eksploitasi seksual. Meliputi semua tindakan yang menyebabkan anak masuk dalam tujuan prostitusi, atau menggunakan anak sebagai model foto atau film porno.

Ada beberapa indikasi yang patut kita perhatikan berkaitan dengan pelecehan seksual yang mungkin menimpa anak seperti keluhan sakit atau gatal pada vagina anak, kesulitan duduk atau berjalan, atau menunjukkan gejala kelainan seksual.

Efek pelecehan seksual

Banyak sekali pengaruh buruk yang ditimbulkan dari pelecehan seksual. Pada anak yang masih kecil dari yang biasanya tidak mengompol jadi mengompol, mudah merasa takut, perubahan pola tidur, kecemasan tidak beralasan, atau bahkan simtom fisik seperti sakit perut atau adanya masalah kulit, dll. Pada remaja, mungkin secara tidak diduga menyulut api, mencuri, melarikan diri dari rumah, mandi terus menerus, menarik diri dan menjadi pasif, menjadi agresif dengan teman kelompoknya, prestasi belajar menurun, terlibat kejahatan, penyalahgunaan obat atau alkohol, dsb.

Pengabaian anak

Pengabaian terhadap anak termasuk penyiksaan secara pasif, yaitu segala ketiadaan perhatian yang memadai, baik fisik, emosi maupun sosial. Pengabaian anak banyak dilaporkan sebagai kasus terbesar dalam kasus penganiayaan terhadap anak dalam keluarga.

Jenis-jenis pengabaian anak:

  • Pengabaian fisik merupakan kasus terbanyak. Misalnya keterlambatan mencari bantuan medis, pengawasan yang kurang memadai, serta tidak tersedianya kebutuhan akan rasa aman dalam keluarga.
  • Pengabaian pendidikan terjadi ketika anak seakan-akan mendapat pendidikan yang sesuai padahal anak tidak dapat berprestasi secara optimal. Lama kelamaan hal ini dapat mengakibatkan prestasi sekolah yang semakin menurun.
  • Pengabaian secara emosi dapat terjadi misalnya ketika orang tua tidak menyadari kehadiran anak ketika ´ribut´ dengan pasangannya. Atau orang tua memberikan perlakuan dan kasih sayang yang berbeda diantara anakanaknya.
  • Pengabaian fasilitas medis. Hal ini terjadi ketika orang tua gagal menyediakan layanan medis untuk anak meskipun secara finansial memadai. Dalam beberapa kasus orang tua memberi pengobatan tradisional terlebih dahulu, jika belum sembuh barulah kembali ke layanan dokter.

Efek pengabaian anak

Pengaruh yang paling terlihat adalah kurangnya perhatian dan kasih sayang orang tua terhadap anak. Bayi yang dipisahkan dari orang tuanya dan tidak memperoleh pengganti pengasuh yang memadai, akan mengembangkan perasaan tidak aman, gagal mengembangkan perilaku akrab (Hurlock, 1990), dan selanjutnya akan mengalami masalah penyesuaian diri pada masa yang akan datang.

Faktor-faktor lain yang mempengaruhi besar/kecil dampak yang diderita anak

Disamping segala bentuk penganiayaan yang dialami anak sebagaimana yang tercantum diatas, ada beberapa hal yang mempunyai andil dalam besar / kecilnya dampak yang diderita anak, antara lain: 

  • Faktor usia anak. Semakin muda usia anak maka akan menimbulkan akibat yang lebih fatal.
  • Siapa yang terlibat. Jika yang melakukan penganiayaan adalah orang tua, ayah atau ibu tiri, atau anggota keluarga maka dampaknya akan lebih parah daripada yang melakukannya orang yang tidak dikenal.
  • Seberapa parah. Semakin sering dan semakin buruk perlakuan yang diterima anak akan memperburuk kondisi anak.
  • Berapa lama terjadi. Semakin lama kejadian berlangsung akan semakin meninggalkan trauma yang membekas pada diri anak.
  • Jika anak mengungkapkan penganiayaan yang dialaminya, dan menerima dukungan dari orang lain atau anggota keluarga yang dapat mencintai, mengasihi dan memperhatikannya maka kejadiannya tidak menjadi lebih parah sebagaimana jika anak justru tidak dipercaya atau disalahkan.
  • Tingkatan sosial ekonomi. Anak pada keluarga dengan status sosial ekonomi rendah cenderung lebih merasakan dampak negatif dari penganiayaan anak.


Dalam beberapa kasus anak-anak yang mengalami penganiayaan tidak menunjukkan gejala-gejala seperti diatas. Banyak faktor lain yang berpengaruh seperti seberapa kuat status mental anak, kemampuan anak mengatasi masalah dan penyesuaian diri. Ada kemungkinan anak tidak mau menceritakannya karena takut diancam, atau bahkan dia mencintai orang yang melakukan penganiyaan tersebut. Dalam hal ini anak biasanya menghindari adanya tindakan hukum yang akan menimpa orang-orang yang dicintainya, seperti orang tua, anggota keluarga atau pengasuh.

 

July 29th is National Lasagna Day — Foodimentary – National Food Holidays

Five Food Finds about Lasagna: Lasagna is made with either flat noodles or rippled noodles. Rippled noodles are common in southern Italy but rarely used in Northern Italy. Rippled noodles are also popular in the United States. The word lasagna originally referred to the pot in which the dish was cooked rather than the food […]

melalui July 29th is National Lasagna Day — Foodimentary – National Food Holidays

CERPEN SI KUTU BUKU

 

The open book sumber areamagz_com w

nama ku Salsabila Az-zahra aku seorang anak permpuan duduk di kelas 4 sd , saya suka membaca buku hampir semua komik di perpustakaan di sekolahku sudah ku baca, teman-temanku memanggil ku si kutu buku. Aku pun tidak merasa risih dengan sebutan mereka untukku.

Pada waktu aku ulang tahun semua teman, guru dan orang tuaku memberikan ku sebuah kado buku, hal sederhana tapi sangat istimewa bagiku. Buku bacaan, komik dan pengetahuan lainya. Buku menurutku jendela dunia dengan membaca buku pengetahuan dapat bertambah dan membuat wawasan saya menjadi luas.

Hampir di setiap sudut rumahku terdapaat buku-buku samapai saya tidak tahu harus menaruh buku-buku itu dimana, dan pada saat itu ayahku memberikan ide bagaimana kalau saya membuat perpustakaan kecil yang dapat membatu anak di kampungku membaca buku dengan nyaman saya pun sangat setuju.

Sedikit demi sedikit perpustakan Zahra pun jadi, ada yang membeli, membaca dan meminjam. Saya sangat bangga kepada saya karna dari hobi membaca saya dapat memberi manfaat kepada orang lain.

 

THE END

 

PESAN DAN KESAN STUDI DI UMS

11226060_528586007289342_18534234168564203_nPerkenalkan nama saya Dewi Anarani kuliah di ums tercinta ❤ baru mahasiswa smt 2 otw 3 sih 😀

Mau berbagi cerita nihh gyus , tau aja ada yang baca trus tambah minat deh di ums tercinta ❤

Dari awal kuliah sampe sekarang sih bangga ya kuliah di ums tercinta ❤ ga tau kenapa udah jatuh hati banget sma ums ❤  apa lagi ambil jurusan PGSD Alhmdllah ga slah pilih cita cita sih mau jadi guru PENYAYANG sma mendidik biar ga ada kekerasan-kekerasan anak lagi .

Suka bgt di ums becauseee berbasis agama Islam sih yang tentu dan pasti 100%  pas di hati ❤ agama hlo ya penting banget buat masa depan ga hanya dunia tapi akherat . walaupun agama saya kurang tapi di ums saya dapat memperluas wawasan agama islam saya apalagi diadakan sobron atau baitul arqom , kampus kalian ada gaa ??

Banyak bgt manfaatnya yang terpenting sih dari segi Agama, dari awal masuk kampus ga ada ribetnya ga ada ospek-ospek yang merepotkan kayak kampus-kampus sebelah semua di lakukan dari awal smpe akhir memberikan manfaat jadi ga buang-buang waktu.

Apalagi jurusan PGSD insyaAllah ga bakal nysellll….

Enaknya klo masuk PGSD pakai seragam agak berwibawa menurutku :* yang pasti udah pada tau klo pakai seragam pasti jurusan PGSD , lebih rapi dan sopan gak bikin boros baju harus gonta-ganti .

Masalah lingkungan kampus sih juga gak kalah bagus sama kampus sebelah yang namanya hampir mirip ituu , tau kan ??

Cuma agak sedih klo di parkiran motor parkir pada awut-awutan enggak rapi, bikin motor baruku banyak yang lecet L pak parkir besuk-besuk kalo nata jangan terlalu mepet yaaaa L sama toilet sih yaa yang pakek banyak pak sering dibersihkan yaa biar nyaman yang pakai thkyouuu J

Dosen ?? gimanaya ya klo dosen sih hampir sma kaya dosen dosen lainya Ada yang galak , baik , dan sebagainya suadah biasaa eitsss tp jgn disamakan pada waktu sma ya yang jelas sih ada bedanya lebih asyikk klo kuliahh 😀

Segitu dulu ya gaess , kalo mau tau lebih banyak monggo cuss kuliah di ums insyaAllah gak nyesell J

TerimaKASIH :*

 

JADILAH SEPERTI

 

 

12749842_1682061002042693_574784265_n(1)

Jadilah seperti
merpati

Dengan senang hati berterbangan sepanjang hari

Jadillah seperti semut

Bekerja keras siang malam tak kenal lelah

Jadilah seperti monyet
Memikirkan matang matang dan cerdik dalam bertindak

Jadilah seperti siput
Ulet dan tekun serta sabar membawa suatu beban

Jadilah seperti kancil
Kebijakkan dan kepintarannya patut dicontoh

MAHASISWA UMS

MAHASISWA UMS PGSD CALON GURU PENYAYANG DAN MENDIDIK . 

MenjaIMG_0286di Guru adalah impian saya dari kecil , karna seorang guru adalah pahlawan tanpa tanda jasa .

Menjadi sosok Guru memiliki sifat pintar, penyayang, tutur kata yang lembut, kepribadian yang baik yang patut untuk di contoh, memberikan ilmu yang bermanfaat, dan guru adalah perkerjaan yang paling di sukai oleh Nabi kita .

Menjadi Guru tidaklah mudah, harus mempunyai banyak wawasan agar menyampaikan ilmu dengan benar dan baik .

Menjadi Guru adalah impian saya guru yang berbau islami , saya tidak salah memilih perguruan tinggi di UMS karna di ums ilmu agama saya jadi bertambah . memang biaya agak mahal hehehe 🙂 tapi semua butuh proses dan perjuangan jagan lupa doa juga yuaaa ..

SUKSES DAN RAIH IMPIANMU JANGAN TAKUT DENGAN MASALAH, MASALAH HARUS DIHADAPI DAN DISELESAIKAN BUKAN DI HINDARIII , ingat inagt tingg 😉

MAJU DAN SUKSES UNTUK SEMUA CALON GURU DAN YANG SUDAH MENJADI GURUUUU ❤ ❤